Konflik di Balik Semua Konflik
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah
Yos. 5: 13-15; Yes. 37: 16; Why. 12: 7-9; Ul. 32: 17; Kel. 14: 13, 14; Yos. 6: 15-20.
Ayat Hafalan:"Belum pernah ada hari seperti itu, haik dahulu maupun kemudian, bahwa TUHAN mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian, sebab yang berperang untuk orang Israel ialah TUHAN" ( Yosua 10: 14).
Membaca kitab Yosua, kita dihadapkan pada kampanye militer agresif yang dilakukan atas perintah Allah, dalam nama Allah, dan dengan pertolongan Allah. Gagasan bahwa Allah berada di balik penaklukan Kanaan meliputi kitab Yosua, dan ha! ini dinyatakan dalam pemyataan narator (Yos. JO: JO, 11) dalam firman Allah sendiri ( Yos. 6: 2, Yos. 8: 1), dalam pidato Yosua ( Yos. 4: 23, 24; Yos. 8: 7), oleh Rahab ( Yos. 2: JO). oleh para pengintai ( Yos. 2: 24), dan oleh bangsa itu ( Yos. 24: 18). Allah mengklaim sebagai pemra karsa konflik yang keras ini.
Kenyataan ini menimbulkan pertanyaan yang tidak dapat dihindari. Bagaimana kita dapat memahami bahwa umat pilihan Allah melakukan prak tik-praktik seperti itu pada zaman Perjanjian Lama? Bagaimana mungkin men damaikan gambaran Allah yang "suka berperang" dengan karakter-Nya yang penuh kasih (misalnya, Kel. 34: 6, Mzm. 86: 15, Mzm. 103: 8, Mzm. 108: 4) tanpa mengurangi kredibilitas, otoritas, dan kesejarahan Perjanjian Lama?
Pekan ini dan pekan depan, kita akan menjelajahi pertanyaan yang sulit ten tang perang yang diperintahkan secara Ilahi dalam kitab Yosua dan kitab-kitab lainnya.
*Pelajarilah Pelajaran Pekan ini untuk pelajaran pada Sabat, 25 Oktober.