Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-04 Pelajaran 9 21 Nov 2026 - 27 Nov 2026

Menguji Para Nabi

Ayat Hafalan

"Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia" (1 Yohanes 4: 1)."

Bacaan Pekan Ini: Dan. 10: 7-19; Ul. 13: 1-5; Yes. 8: 20; Yoh. 11: 25; Kis. 15: 36-39; Yer: 28: 9, 15-17.

Rabu (Hari #5) 25 November 2026

Buah-Buah Positif

Dalam Khotbah di Bukit ( Mat. 5-7), Yesus menguraikan dasar-dasar gereja Kristen. Tampaknya pelayanan kenabian akan menjadi bagian dari dasar itu. Bagaimanapun, Yesus mengamarkan terhadap nabi-nabi palsu, dengan mengatakan, "Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" ( Mat. 7: 20)

Kualitas buah hanya dapat dinilai selama periode waktu tertentu. Dengan melihat karakter seorang nabi dan memperhatikan hasil apa yang datang dari berbagai pekabarannya, kita dapat melihat apakah nabi itu menarik orang lain kepada Allah atau memimpin mereka menjauh dari-Nya.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Yunus 1: 1-3, Kisah Para Rasul 15: 36-39, dan Galatia 2: 11-14. Apakah yang diajarkan ayat-ayat ini kepada kita tentang para nabi?

Namun, menjadi seorang nabi tidak membuat seseorang tidak berdosa atau secara pribadi tidak mungkin salah. Kita melihat dalam contoh-contoh alkitabiah tentang Yunus, Paulus, dan bahkan Petrus adanya kesalahan atau cacat karakter.

Allah sajalah yang tanpa cacat; utusan-utusan-Nya tidak pernah demikian. Para nabi, seperti kita semua, mem1/k1 kelemahan, tetap tren kehidupan mereka harus jelas ke arah Allah, dan para nabi tidak boleh meniadakan pelayanan mereka dengan gaya hidup yang bertentangan dengan pekabaran yang mereka bagikan. Tidak ada nabi yang sepenuhnya meneladankan teladan Yesus, tetapi nabi yang benar berkomitmen pada prinsip-prinsip dan gaya hidup kerajaan Allah ( Mat. 7: 16-20). Siapa pun yang mengaku sebagai utusan Allah namun gaya hidupnya secara mencolok bertentangan dengan pekabaran yang dibawa nya harus dipandang dengan curiga.

Meskipun panggilan kenabian itu sulit, banyak nabi menunjukkan "buah yang baik" selama pelayanan mereka. Sebagai contoh, Musa berhasil memimpin anak-anak Israel melalui padang gurun ( Ul. 34: 10-12). Kesetiaan Hagai mendorong penduduk Yehuda untuk memulai pembangunan kembali Bait Suci kedua, yang telah terhenti selama 19 tahun ( Hag. 1: 12). Pelayanan Yesaya yang tak tergoyahkan melayani empat raja Yehuda, membimbing mereka melalui periode yang penuh gejolak dan menunjuk kepada Mesias ( Yes. 39: 5, 6; Yes. 53: 4-6). Kita tidak bisa melupakan pengakuan sepenuh hati Daniel ( Dan. 9: 15), atau komitmen penuh air mata Yeremia ( Yer. 9: 1).

Terlepas dari cara mereka sering dianiaya dan diperlakukan dengan buruk, nabi-nabi Allah selalu menunjukkan kasih yang tulus kepada-Nya dan umat Nya, ciri dari pelayanan yang berbuah.

Pertanyaan Diskusi:
Seberapa seringkah pria atau wanita Allah mengecewakan Anda dengan tindakan atau cacat karakter mereka? Pelajaran penting apakah yang dapat Anda pelajari dari pengalaman itu?