Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-04 Pelajaran 13 20 Dec 2025 - 26 Dec 2025

Pilihlah pada Hari Ini!

Ayat Hafalan

"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" (Yosua 24: 15). ..."

Bacaan Pekan Ini: Yos. 24; Kej. 12: 7; Ul. 17: 19; Ul. 5: 6; 1 Raj. 11: 2, 4, 9; 2 Tim. 4: 7, 8.

Jumat (Hari #7) 26 December 2025

Pendalaman

Bacalah tulisan Ellen G. White, "Pesan Yosua yang Terakhir," dalam Alfa dan Omega, jld. 2, hlm. 133-138.

"Di antara orang banyak yang keluar dari Mesir ada banyak orang yang telah menjadi penyembah berhala, dan begitulah kekuatan kebiasaan, sehingga praktik ini secara diam-diam terus berlanjut, sampai batas tertentu, bahkan setelah mereka menetap di Kanaan. Yosua menyadari kejahatan ini di antara bangsa Israel, dan dia dengan jelas melihat bahaya yang akan terjadi. Ia sungguh-sungguh ingin melihat reformasi menyeluruh di antara bangsa Ibrani. Ia tahu bahwa kecuali bangsa itu mengambil keputusan untuk melayani Tuhan dengan segenap hati mereka, mereka akan terus memisahkan diri mereka semakin jauh dariNya. Sementara sebagian dari umat Ibrani adalah penyembah-penyembah rohani, banyak di antara mereka yang hanya formalitas; tidak ada semangat atau kesungguhan dalam pelayanan mereka. Sebagian lagi adalah penyembah berhala, yang akan merasa malu untuk mengakui diri mereka demikian”—Ellen G. White, Signs of the Times, 19 Mei 1881.

"Perjanjian yang khidmat ini dicatat dalam kitab Taurat, untuk dijaga dengan kudus. Yosua kemudian mendirikan sebuah batu besar di bawah pohon ek di dekat tempat kudus TUHAN. 'Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu, Sesungguhnya batu ini akan menjadi saksi bagi kita, sebab ia telah mendengar segala firman TUHAN yang diucapkan-Nya kepada kita, dan ia akan menjadi saksi bagi kamu, supaya kamu jangan mendustai Allahmu.' Di sini Yosua dengan jelas menyatakan bahwa instruksi dan peringatannya kepada bangsa itu bukanlah perkataannya sendiri, melainkan firman Tuhan. Batu besar ini akan berdiri sebagai saksi kepada generasi-generasi berikutnya tentang peristiwa yang didirikan untuk memperingatinya, dan akan menjadi saksi terhadap bangsa itu, jika mereka kembali jatuh ke dalam penyembahan berhala”—Ellen G. White, Signs of the Times, 26 Mei 1881.

Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:

Pertanyaan Diskusi:
Diskusikan makna dari ungkapan ini: "Dia TUHAN] adalah Allah yang kudus. Ia adalah Allah yang cemburu" ([Yos. 24: 19, NKJV). Dalam pengertian apakah Allah adalah Allah yang cemburu?
Pertanyaan Diskusi:
Bagaimanakah kasih kita kepada Allah terkait dengan kebebasan memilih yang Dia berikan kepada kita? Dengan kata lain, dapatkah kita sungguh-sungguh mengasihi jika kita tidak sungguh-sungguh memiliki kebebasan? Dapatkah kasih yang sejati dipaksakan? Jika tidak, mengapa tidak?
Pertanyaan Diskusi:
Beberapa cara praktis apakah yang dapat dilakukan oleh para pemimpin gereja saat ini untuk meneruskan obor kepada generasi berikutnya?
Pertanyaan Diskusi:
Pikirkan tentang kehidupan Yosua dan kesimpulan yang dapat diambil bahwa sepanjang hidupnya, bangsa Israel melayani Tuhan. Kesimpulan apakah yang Anda ingin orang lain tarik dari kehidupan Anda?