Mengakhiri dengan Baik
Dalam epilog yang melaporkan kematian Yosua dan Eleazar, imam besar, menutup kitab Yosua dengan akhir yang mengharukan. Dengan menceritakan secara bersama penguburan Yosua, penguburan Eleazar, dan penguburan tulang-tulang Yusuf, penulis menciptakan kontras antara kehidupan di luar negeri dan awal kehidupan di dalam negeri. Tidak perlu mengembara lagi. Yang masih ada dari para pemimpin dunia tidak perlu dibawa serta. Para leluhur menguburkan sanak saudara mereka di dalam gua ( Kej. 23: 13, 19; Kej. 25: 9, 10), di atas sebidang tanah yang dibeli di Sikhem ( Kej. 33: 19). Sekarang bangsa itu menguburkan para pemimpinnya di wilayah warisan mereka sendiri, sehingga mereka memiliki rasa keabadian. Janji-janji yang diberikan kepada para bapa leluhur telah digenapi. Kesetiaan Yahwe merupakan benang merah sejarah yang menghubungkan anak cucu Israel dengan masa kini dan masa depannya.
Paragraf penutup kitab ini menghubungkan seluruh narasi dengan kisah yang lebih besar di masa lalu, dan juga membuka jalan untuk masa depan. Mantan Uskup Agung Canterbury Lord George Cary, dalam pidato utama yang disampaikan di Gereja Holy Trinity di Shrewsbury, menyatakan bahwa gereja Anglikan "hanya tinggal satu generasi lagi menuju kepunahan.”
Faktanya, gereja selalu berjarak satu generasi dari kepunahan, dan begitu pula dengan umat Allah dalam Perjanjian Lama. Sebuah babak besar dalam sejarah Israel akan segera berakhir. Masa depannya bergantung pada jawaban seperti apa yang akan diberikannya kepada banyak pertanyaan yang menyangkut masa depan. Akankah Israel setia kepada Tuhan? Akankah mereka dapat melanjutkan tugas yang belum selesai untuk memiliki seluruh negeri? Akankah mereka dapat berpegang teguh pada Yahwe dan tidak terjerat dalam penyembahan berhala? Generasi di bawah Yosua telah setia kepada Tuhan, tetapi akankah generasi berikutnya mempertahankan arah rohani yang sama seperti yang telah ditelusuri oleh pemimpin agung mereka? Setiap generasi umat Tuhan yang membaca kitab Yosua harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang sama. Keberhasilan mereka bergantung pada sifat jawaban yang mereka berikan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana mereka berhubungan dengan kebenaran yang telah mereka warisi.