Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-01 Pelajaran 7 08 Feb 2025 - 14 Feb 2025

Masalah Kejahatan

Ayat Hafalan

"**:** "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu" (Why. 21: 4)."

Bacaan Pekan Ini: Ayb. 30: 26; Mat. 27:46; Ayb. 38: 1- 12; Mazmur 73; Kej. 2: 16, 17; Why. 21 : 3, 4.

Rabu (Hari #5) 12 February 2025

Pembelaan Kebebasan Memilih.

Sekalipun kita tidak memahami jalan dan rancangan Allah, Kitab Suci menyingkapkan beberapa hal yang membantu mengurai masalah kejahatan. Salah satu sarana untuk mengurai masalah logika tentang kejahatan ini dikenal sebagai pembelaan kebebasan memilih.

Pembelaan kebebasan memilih adalah pandangan bahwa kejahatan adalah akibat dari penyalahgunaan kebebasan memilih oleh makhluk ciptaan. Jadi, Allah tidak bisa disalahkan atas kejahatan, karena kejahatan adalah hasil dari penyalahgunaan kebebasan memilih yang diberikan Allah kepada kita untuk tujuan yang baik. Namun, mengapa Allah memberikan kebebasan memilih seperti itu? Dalam hal ini, C.S. Lewis menulis bahwa "kebebasan memilih, meskipun membuat kejahatan menjadi mungkin, juga merupakan satu-satunya hal yang memungkinkan adanya kasih, kebaikan, atau kegembiraan. Suatu dunia automata- yakni makhluk ciptaan itu bekerja seperti mesin- tidak ada gunanya diciptakan. Kebahagiaan yang Allah rencanakan bagi makhluk ciptaan-Nya yang lebih tinggi adalah kebahagiaan karena bersatu dengan-Nya dan dengan satu sama lain secara bebas dan sukarela …. Dan untuk itu mereka harus bebas"- Mere Christianity (New York: MacMillan, 1960), hlm. 52.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kejadian 2: 16, 17. Bagaimanakah ayat-ayat ini memperlihatkan kebebasan moral yang diberikan kepada Adam dan Hawa?

Mengapa memerintahkan mereka jika mereka mempunyai kebebasan memilih sejak awal? Adam dan Hawa memakan buah terlarang, dan sejak itu planet kita dipenuhi kejahatan. Dalam Kejadian 4, pasal berikutnya setelah kisah Kejatuhan, akibat buruk dosa terlihat dalam pembunuhan Habel oleh saudaranya. Kisah Kejatuhan menunjukkan bagaimana penyalahgunaan kebebasan memilih Adam dan Hawa membawa dosa dan kejahatan ke dalam sejarah planet kita.

Di seluruh Kitab Suci, kita melihat realitas kebebasan moral untuk memilih. (Lihat Ul. 7: 12, 13; Yos. 24: 14, 15; Mzm. 81: 12- 15; dan Yes. 66: 4). Setiap hari dalam hidup kita, pada tingkat tertentu, kita sendiri melakukan kebebasan memilih yang diberikan kepada kita oleh Pencipta kita. Tanpa kebebasan memilih, kita tidak akan bisa dikenali sebagai manusia. Kita akan lebih mirip mesin, atau bahkan robot yang tidak mempunyai pikiran.

Pertanyaan Diskusi:
Perusahaan Sony menciptakan robot anjing yang diberi nama Aibo. Bentuknya seperti anjing sungguhan tetapi tidak akan sakit, tidak kena kutu, tidak menggigit, tidak perlu disuntik, dan tidak rontok bulunya. Maukah Anda menukar anjing sungguhan Anda dengan Aibo? Jika tidak, bagaimana pilihan Anda dapat membantu Anda lebih memahami mengapa Allah menciptakan kita dengan kebebasan memilih-meskipun ada risikonya?