Ada Banyak Hal yang Kita Tidak Ketahui
Akhir sejarah akan datang dengan kemenangan kasih atas kejahatan. Namun, sementara itu, masih banyak pertanyaan yang meresahkan. Bagaimanakah kita dapat memikirkan dan membicarakan masalah kejahatan dengan cara yang mungkin bisa membantu?
Dalam narasinya, Ayub telah banyak menderita dan dia sendiri bertanya-tanya tentang mengapa begitu banyak kejahatan dan penderitaan yang menimpanya. Dia ingin bertatap muka dengan Allah untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya, tanpa mengetahui bahwa masih banyak hal yang terjadi di balik layar, di istana surgawi (lihat Ayub 1- 2).
Luar biasa jawaban Allah terhadap Ayub. "Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: 'Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan? ( Ayb. 38: 1, 2). Salah satu terjemahan menyatakannya sebagai berikut: "Mengapa kamu banyak bicara padahal pengetahuanmu sangat sedikit?" ( Ayb. 38: 2, CEV). Dan Allah menambahkan dalam Ayub 38: 4, "Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!"
Melalui tanggapan-Nya kepada Ayub, Allah menjelaskan kepada Ayub bahwa ada banyak hal yang Ayub tidak ketahui dan pahami. Seperti Ayub, kita juga harus dengan rendah hati menyadari bahwa ada banyak hal yang terjadi di dunia, dan di balik layar, yang tidak kita ketahui sama sekali. Fakta bahwa kita mungkin tidak mengetahui jawaban atas pertanyaan kita tidak berarti tidak ada jawaban yang baik atau suatu hari nanti semuanya akan terjawab. Sampai saat itu tiba, kita perlu percaya pada kebaikan Allah, yang telah dinyatakan kepada kita dalam berbagai cara.