Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-01 Pelajaran 7 08 Feb 2025 - 14 Feb 2025

Masalah Kejahatan

Ayat Hafalan

"**:** "Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu" (Why. 21: 4)."

Bacaan Pekan Ini: Ayb. 30: 26; Mat. 27:46; Ayb. 38: 1- 12; Mazmur 73; Kej. 2: 16, 17; Why. 21 : 3, 4.

Selasa (Hari #4) 11 February 2025

Penganut Teisme yang Skeptis.

Allah berfirman dalam Yesaya 55: 8, 9, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."

Rancangan Allah jauh lebih tinggi dari rancangan kita. Kita bahkan tidak dapat membayangkan betapa rumitnya rencana Allah bagi sejarah. Mengingat hal ini, mengapa kita harus berharap untuk mengetahui apa alasan Allah untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu dalam berbagai situasi?

Salah satu cara untuk memahami masalah kejahatan, berdasarkan kesadaran betapa sedikitnya yang kita ketahui, disebut "teisme skeptis." Penganut teisme yang skeptis adalah orang yang percaya bahwa Allah mempunyai alasan yang baik untuk apa yang telah dilakukan-Nya, namun karena pengetahuan kita yang terbatas, maka kita tidak perlu berharap untuk mengetahui apa alasan-alasan tersebut. Penganut teisme yang skeptis itu bersikap skeptis mengenai kemampuan manusia untuk menyadari atau memahami sepenuhnya alasan-alasan Allah sehubungan dengan kejahatan di dunia ini. Misalnya, hanya karena seseorang tidak dapat melihat kuman yang beterbangan di udara di sekitar kita, bukan berarti tidak ada kuman yang beterbangan di udara di sekitar kita. Fakta bahwa seseorang tidak mengetahui apa alasan Allah tentunya tidak berarti bahwa Allah tidak mempunyai alasan yang baik.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Mazmur 73. Bagaimanakah pemazmur memahami kejahatan dan ketidakadilan di sekelilingnya? Apakah yang dia lihat yang menempatkan pemahamannya dalam perspektif yang berbeda?

Pemazmur sangat terganggu dengan kejahatan yang ada di dunia. Dia melihat sekelilingnya dan melihat orang jahat menjadi makmur. Segalanya tampak tidak adil. Dia tidak punya jawaban akan hal itu. Dia bertanya-tanya apakah layak untuk percaya dan melayani Allah. Sampai, dia melihat ke dalam tempat suci.

Bait Suci menyediakan sebagian kunci terhadap masalah kejahatan- yaitu, mengakui adanya Hakim yang adil yang akan memberikan keadilan dan penghakiman pada waktu-Nya sendiri.

Pertanyaan Diskusi:
Bagaimanakah pemahaman orang Advent mengenai doktrin penghakiman dan Bait Suci dapat menjelaskan masalah kejahatan? Apakah bermanfaat bagi Anda untuk mengetahui bahwa; meskipun kita mempunyai banyak pertanyaan sekarang, rincian sejarah dan penghakiman Allah yang adil akan dinyatakan pada akhirnya?