Makna Teks
Semua orang Kristen harus memahami Alkitab untuk diri mereka sendiri. Alkitab cukup jelas bagi semua orang untuk memahami jalan keselamatan, namun cukup kompleks untuk terus menantang pikiran yang paling cerdas. Kitab Suci adalah harta pengetahuan keselamatan yang tak ada habisnya yang tidak akan pernah bisa digali sepenuhnya.
Untuk memahami makna sebuah teks, pertama-tama kita harus memahami kata-kata yang digunakan, dan kemudian bagaimanakah kata-kata itu digunakan dalam konteks sastra terkait dan konteks alkitabiah secara keseluruhan, serta latar sejarah-budayanya, setidaknya sejauh yang kita bisa. Akhirnya, kesimpulan kita harus selaras sepenuhnya dengan ajaran Kitab Suci yang lebih luas.
Membandingkan ayat-ayat paralel–seperti yang sering dilakukan dalam keempat Injil–dapat memperkaya pemahaman kita.
Salah satu karakteristik paling penting dari seorang penafsir Kitab Suci yang setia adalah kombinasi antara ketelitian dan kerendahan hati. Ingatlah, tidak ada di antara kita yang memiliki kebenaran sepenuhnya; kita semua melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar. Kita harus selalu berusaha untuk mendapatkan ajaran yang sehat ( 2 Tim. 4: 1-5). Sebuah prinsip penting untuk diikuti adalah berfokus pada apa yang kita pahami, pada apa yang jelas, dan membangun dari situ, yang dalam banyak kasus, seiring waktu, akan membantu kita memahami hal-hal yang sekarang mungkin belum jelas.