Menafsirkan Tulisan-Tulisan Nubuatan
Untuk Pelajaran Pekan Ini Bacalah
Mat. 5: 17-48; 1 Kor: 16: 20; Mat. 4: 1-11; Luk. 10: 25-28; Luk. 24: 25-27, 44-49.
Ayat Hafalan"Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi" ( Lukas 24: 27).
Setelah penyaliban dan kebangkitan Yesus, Kristus menampakkan diri kepada dua murid yang sedih, yang keduanya mengaku, "Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel" ( Luk. 24: 21). Para murid mengharapkan Mesias yang akan membebaskan orang-orang Yahudi dari pendudukan Romawi. Harapan palsu dan kekecewaan yang diakibatkannya ini berasal dari penafsiran yang bias dan sepihak terhadap nubuatan Mesianik dalam Perjanjian Lama.
Kristus memecahkan kesalahpahaman kedua murid ini dengan menjelaskan Kitab Suci kepada mereka dari perspektif yang lebih luas ( Luk. 24: 25-27). Penafsiran Kristus terhadap Kitab Suci membuka mata mereka dan membuat hati mereka berkobar-kobar ( Luk. 24: 31, 32). Kemudian Yesus menampakkan diri juga kepada kelompok murid yang lebih besar di Yerusalem, dan "Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci" ( Luk. 24: 45; lihat juga Luk. 24: 33, 36, 44-49).
Pengalaman-pengalaman ini menyoroti hasil positif dari memahami tulisan-tulisan nubuat dengan benar. Pemahaman yang salah tentang nubuat dapat menyebabkan bencana rohani.
Pelajari pelajaran pekan ini untuk persiapan Sabat, 21 November.