Berbicara dengan Otoritas
Para nabi berbicara kepada kita dengan otoritas dan relevansi karena Allah telah memilih mereka sebagai utusan-Nya. Ada nabi kanonik (mereka yang tulisannya menjadi bagian dari Alkitab), nabi nonkanonik (mereka yang tidak menulis kitab yang termasuk dalam Alkitab), dan nabi pascaalkitabiah, nonkanonik (para nabi yang muncul setelah zaman Perjanjian Baru).
Semuanya sama-sama diilhami, dan berbagai pekabaran mereka memiliki cap otoritas Ilahi. Ellen G. White termasuk dalam kelompok nabi pascaalkitabiah, nonkanonik. Namun, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh tidak menganggap tulisannya sebagai tambahan bagi Alkitab, atau setara dengannya. Akan tetapi, tulisannya relevan dan berbicara dengan otoritas, poin yang dinyatakan oleh Ellen G. White sendiri:
“Dalam surat-surat yang saya tulis, dalam kesaksian yang saya berikan, saya menyajikan kepada Anda apa yang telah Tuhan sajikan kepada saya. Saya tidak menulis satu artikel pun di surat kabar yang hanya mengungkapkan gagasan saya sendiri. Itu adalah apa yang telah Allah bukakan di hadapan saya dalam penglihatan—sinar cahaya berharga yang bersinar dari takhta.” —Selected Messages, jld. 1, hlm. 29.
Konsisten dengan Alkitab, Ellen G. White menunjukkan realitas dosa dan kebutuhan kita akan Yesus, satu-satunya pengharapan hidup kekal, yang diberikan oleh kasih karunia kepada semua orang yang oleh iman mengklaimnya bagi diri mereka sendiri, tema kuat lainnya dalam berbagai pekabarannya. Melalui berbagai pekabarannya (atau lebih tepatnya berbagai pekabaran Allah melaluinya) kita melihat pertempuran antara kebaikan dan kejahatan, dimulai dengan kejatuhan Lucifer di surga, dan berlanjut terus sampai akhir zaman, ketika dosa dan kejahatan, bersama dengan Iblis dan malaikat-malaikatnya yang jatuh, akan dimusnahkan selamanya.
Tulisan-tulisan Ellen G. White memberikan wawasan tentang prinsip-prinsip alkitabiah dalam konteks akhir zaman. Ia berbicara, misalnya, tentang bahaya menggabungkan gereja dengan negara dan pentingnya kebebasan beragama; ia memperingatkan tentang kerusakan moralitas; ia meninggikan hukum Allah dan signifikansinya; dan meskipun pemahaman kita tentang, misalnya, "tanda binatang" tentu saja tidak didasarkan pada tulisannya, kata-katanya memang memberi kita wawasan yang luar biasa tentang peristiwa-peristiwa akhir zaman.
Ia juga menekankan aplikasi praktis dari kehidupan Kristen. Berbagai pekabarannya tentang kerohanian, kesehatan, pendidikan, hubungan keluarga, pengasuhan anak, kehidupan moral, dan banyak lagi telah membantu banyak orang mengubah gaya hidup mereka dan dengan demikian mengalami kehidupan yang lebih baik di sejumlah tingkatan. Tulisan-tulisan Ellen G. White tidak ada dalam Alkitab, tetapi Allah telah menggunakannya untuk membimbing orang-orang percaya yang hidup pada hari-hari terakhir sejarah bumi. Tulisannya masih berbicara dengan otoritas dan relevansi kenabian.
Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi https://whiteestate.org/absg/10.