Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Pekabaran Diperhatikan", dalam buku Kisah Para Rasul, hlm. 272–281.
"Mereka yang telah menanggung kesedihan terbesar sering kali adalah orang-orang yang membawa penghiburan terbesar bagi orang lain, membawa sinar matahari ke mana pun mereka pergi. Orang-orang seperti itu telah dimurnikan dan dipermanis oleh penderitaan mereka; mereka tidak kehilangan kepercayaan kepada Allah ketika masalah menimpa mereka, tetapi lebih erat berpegang pada kasih-Nya yang melindungi. Orang-orang seperti itu adalah bukti hidup dari pemeliharaan Allah yang lembut"—Ellen G. White, God's Amazing Grace, hlm. 122.
"Kehidupan Kristen yang disucikan senantiasa memancarkan terang, penghiburan, dan damai sejahtera. Hal itu ditandai oleh kemurnian, kebijaksanaan, kesederhanaan, dan kegunaan. Hal itu dikendalikan oleh kasih yang tidak mementingkan diri sendiri yang menguduskan pengaruhnya. Hal itu penuh dengan Kristus, dan meninggalkan jejak terang di mana pun pemiliknya pergi"—God's Amazing Grace, hlm. 122.
"Rasul Paulus merasa perlu untuk menegur kesalahan di dalam jemaat, tetapi ia tidak kehilangan kendali diri dalam menegur kesalahan. Ia dengan cemas menjelaskan alasan tindakannya. Betapa hati-hatinya ia bekerja agar meninggalkan kesan bahwa ia adalah sahabat bagi yang bersalah! Ia membuat mereka mengerti bahwa ia merasa sakit hati untuk menyakiti mereka. Ia meninggalkan kesan dalam pikiran mereka bahwa kepentingannya selaras dengan kepentingan mereka"—Ellen G. White Comments, dalam The SDA Bible Commentary, jld. 6, hlm. 1.094.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: