Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Jemaat yang Dermawan", dalam buku Kisah Para Rasul (1999), hlm. 282–290.
"Mereka yang hatinya diisi dengan kasih Kristus, akan mengikuti teladan dari Dia yang untuk kepentingan kita menjadi miskin, supaya oleh kemiskinan-Nya kita boleh dijadikan kaya. Uang, waktu, pengaruh—segala pemberian telah mereka terima dari tangan Allah, mereka akan menilai hanya sebagai suatu alat untuk memajukan pekerjaan Injil. Demikianlah adanya pada sidang yang mula-mula; dan bila dalam sidang dewasa ini kelihatan ada oleh kuasa Roh anggota-anggota telah mengambil kasih mereka dari perkara-perkara dunia, dan bahwa mereka rela mengadakan pengorbanan supaya sesama manusia boleh mendengar kabar Injil, kebenaran yang dimasyhurkan akan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap pendengar-pendengarnya"—Ellen G. White, Kisah Para Rasul (1999), hlm. 60.
"Tuhan tidak membutuhkan persembahan kita. Kita tidak dapat memperkaya Dia dengan pemberian kita. Pemazmur berkata: 'Segala sesuatu berasal dari pada-Mu, dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu.' Namun Allah mengizinkan kita untuk menunjukkan penghargaan kita atas rahmat-Nya dengan upaya rela berkorban untuk menyampaikannya juga kepada orang lain. Inilah satu-satunya cara yang memungkinkan bagi kita untuk menyatakan rasa syukur dan kasih kita kepada Allah. Ia tidak menyediakan cara lain"—Ellen G. White, Counsels on Stewardship, hlm. 18, 19.
"Betapa besarnya karunia Allah bagi manusia, dan betapa sesuai dengan sifat Allah untuk memberikannya! Dengan kemurahan hati yang tidak akan pernah dapat dilampaui, Ia memberi, agar Ia dapat menyelamatkan anak-anak manusia yang pemberontak dan membawa mereka untuk melihat tujuan-Nya dan memahami kasih-Nya. Maukah Anda, melalui pemberian dan persembahan Anda, menunjukkan bahwa Anda tidak menganggap ada sesuatu yang terlalu baik bagi Dia yang 'telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal?'"—Ellen G. White, dalam The Advent Review and Sabbath Herald, 15 Mei 1900.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: