Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, “Pertentangan Berakhir," dalam Kemenangan Akhir, hlm. 672–678.
"Kita akan diselamatkan untuk selama-lamanya, apabila kita masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Maka kita boleh bersukacita karena kita telah diselamatkan, diselamatkan untuk selama-lamanya. Tetapi sampai saat itu tiba, kita harus memperhatikan nasihat rasul, dan 'Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.' [Ibrani 4: 1</span>]. Memiliki pengetahuan tentang Kanaan, menyanyikan lagu-lagu Kanaan, bersukacita atas prospek masuk ke Kanaan, tidak membawa orang Israel ke dalam kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun di tanah perjanjian. Mereka dapat menjadikannya milik mereka dalam kebenaran hanya melalui pendudukan, dengan mematuhi syarat-syaratnya, dengan menghayati iman yang hidup kepada Allah, dengan menerapkan janji-janji-Nya kepada diri mereka sendiri"-Ellen G. White, The Youth's Instructor, 17 Februari 1898.
"Di dalam Alkitab, warisan orang-orang yang diselamatkan disebut 'suatu negeri Ibrani 11: 14-16. Di sana Gembala surgawi menuntun kawanan dombaNya ke mata air kehidupan. Pohon kehidupan menghasilkan buahnya setiap bulan, dan daun-daun pohon itu digunakan untuk kesembuhan bangsa-bangsa. Di sana terdapat aliran-aliran air yang selalu mengalir, jernih bagaikan kristal, dan di sisinya pohon-pohon yang melambai-lambai memberikan bayangannya di atas jalan yang telah dipersiapkan bagi umat tebusan Tuhan. Di sana dataran yang terbentang luas menaik menjadi bukit-bukit yang indah, dan gunung-gunung Tuhan menjulang tinggi. Di dataran yang damai itu, di samping sungai-sungai yang mengalir itu, umat Allah, para peziarah dan pengembara yang telah lama mengembara, akan menemukan rumah"-Ellen G. White, Kemenangan Akhir, hlm. 675.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: