Yosua dan Kita
Para penulis Perjanjian Baru mengakui penggenapan eklesiologis (gereja) dari tipologi Yosua. Anggota-anggota tubuh Kristus, yaitu gereja, terlibat dalam peperangan rohani melawan kekuatan-kekuatan jahat; namun demikian, mereka menikmati kelegaan perhentian kasih karunia Allah ( Ibr. 4: 9-11) dan berkat-berkat warisan rohani mereka.
Penggenapan akhir dan lengkap dari tipologi Yosua akan tercapai pada kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali (aspek apokaliptik/eskatologis). Kehidupan Yosua mencerminkan begitu banyak karakter Tuhan sehingga aspek-aspek tertentu dalam hidupnya memiliki karakter kenabian yang menandakan aktivitas dan pribadi Mesias.
Bagi kita, hari ini, Mesias telah datang. Pelayanan-Nya tidak perlu lagi digambarkan, tetapi kita memiliki hak istimewa untuk merefleksikan karakter-Nya kemuliaan yang dirindukan Kristus untuk dibagikan kepada para murid-Nya ( Yoh. 17: 22) dan yang dapat menjadi milik kita dengan merenungkan karakter Kristus ( 2 Kor. 3: 18). Semakin kita merenungkan Yesus, semakin kita merefleksikan keindahan karakter-Nya. Hal ini sangat mendasar bagi perjalanan hidup kita sehari-hari bersama Kristus. Inilah sebabnya mengapa waktu untuk Firman, setiap hari, sangatlah penting. Inilah sebabnya mengapa kita juga harus meluangkan waktu untuk merenungkan kehidupan, karakter, dan ajaran Yesus. Ya, dengan melihat, kita diubahkan.