Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-01 Pelajaran 6 01 Feb 2025 - 07 Feb 2025

Kasih Allah yang Penuh Keadilan

Ayat Hafalan

"**:** "Tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN" (Yer: 9:24)."

Bacaan Pekan Ini: Mzm. 33: 5; Mzm. 85: 11: Ul. 32: 4; Yak. 1: 17: Tit. 1: 2; Kel. 32: 14; Mat. 5: 43-48.

Minggu (Hari #2) 02 February 2025

Kasih dan Keadilan

Di seluruh Kitab Suci, kasih dan keadilan berjalan beriringan. Kasih sejati membutuhkan keadilan, dan keadilan sejati hanya dapat diatur dan dilaksanakan dengan kasih. Kita tidak terbiasa memikirkan kedua konsep ini secara bersamaan, namun hal ini terjadi karena kasih dan keadilan telah sangat diselewengkan oleh umat manusia.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Mazmur 33: 5, Yesaya 61: 8, Yeremia 9: 24, Mazmur 85; 12, dan Mazmur 89: 15. Bagaimanakah ayat-ayat ini menjelaskan perhatian Allah terhadap keadilan?

Ayat-ayat ini secara jelas menyatakan bahwa Allah senang kepada keadilan ( Mzm. 33: 5: Yes. 61:8). Dalam Kitab Suci, gagasan tentang kasih dan keadilan saling terkait erat. Kasih Allah dan kebenaran Allah berjalan seiring, dan Dia sangat menaruh perhatian agar kebenaran dan keadilan ditegakkan di dunia ini.

Maka, ada alasan yang baik mengapa para nabi terus-menerus mengecam segala jenis ketidakadilan, termasuk hukum yang tidak adil, tinibangan yang salah, dan ketidakadilan serta penindasan terhadap orang miskin dan para janda atau siapa pun yang lemah. Meskipun manusia melakukan banyak kejahatan dan ketidakadilan, Allahlah yang senantiasa "menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi" ( Yer. 9: 24). Oleh karena itu, di seluruh Kitab Suci, orang-orang yang setia kepada Allah sangat menantikan penghakiman Ilahi sebagai hal yang sangat baik karena penghakiman ini mendatangkan hukuman bagi para pelaku kejahatan dan penindas, serta memberikan keadilan dan kelepasan bagi para korban ketidakadilan dan penindasan.

Faktanya, kebenaran dan keadilan adalah landasan pemerintahan Allah Pemerintahan moral Allah yang penuh kasih adalah adil dan benar, sangat berbeda dengan pemerintahan korup di dunia ini, yang sering melanggengkan ketidakadilan demi keuntungan pribadi dan kekuasaan pribadi. Di dalam Allah, "kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman" ( Mzm. 85: 11).

Dan Allah memperjelas apa yang Dia harapkan dari kita. "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" ( Mi. 6: 8). Jika ada sesuatu yang harus kita pantulkan dari karakter Allah, maka kasih adalah yang terutama—serta keadilan dan kemurahan yang berasal dari kasih itu—akan menjadi pusat

Pertanyaan Diskusi:
Bahkan saat ini, apa sajakah contoh keadilan manusia yang menyimpang? Kalau begitu, bagaimanakah mungkin kita tidak berseru agar keadilan Allah yang sempurna akan datang suatu hari nanti?