Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Janganlah Gelisah Hatimu", dalam Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 304-326.
"Tuhan merasa kecewa apabila umat-Nya menaruh penilaian yang rendah pada diri mereka sendiri. Ia menghendaki agar umat pilihan-Nya menilai diri mereka sendiri sesuai dengan harga yang telah ditaruh-Nya ke atas mereka. Allah memerlukan mereka, kalau tidak Ia tidak akan mengutus Anak-Nya melakukan tugas semahal itu untuk menebus mereka. Ia mau menggunakan mereka, dan Ia sangat senang bila mereka mengadakan tuntutan yang paling tinggi kepada-Nya, agar mereka dapat memuliakan nama-Nya. Mereka dapat mengharapkan perkara-perkara yang besar kalau mereka beriman akan janji-janji-Nya.
"Tetapi berdoa dalam nama Kristus banyak sekali artinya. Hal itu berarti bahwa kita harus menerima tabiat-Nya, menunjukkan semangat-Nya, dan melakukan perbuatan-Nya. Janji Juruselamat diberikan dengan syarat. 'Jikalau kamu mengasihi Aku,' kata-Nya, 'kamu akan menuruti segala perintah-Ku.' Ia menyelamatkan manusia, bukannya dalam dosa, melainkan dari dosa dan mereka yang mengasihi Dia akan menunjukkan kasih mereka oleh penurutan.
"Semua penurutan sejati berasal dari dalam hati. Itulah pekerjaan hati bersama Kristus. Dan kalau kita setuju, Ia akan menyamakan diri-Nya dengan pikiran dan tujuan kita, menyatupadukan hati dan pikiran kita menjadi sesuai dengan kehendak-Nya, sehingga bila menurut Dia, berarti kita melaksanakan dorongan hati kita sendiri. Kemauan, yang dihaluskan dan disucikan, merupakan kesukaan yang paling tinggi dalam melakukan pekerjaan-Nya. Bila kita mengenal Allah karena kita mendapat hak istimewa untuk mengenal Dia, kehidupan kita menjadi kehidupan yang suka menurut. Oleh menghargai tabiat Kristus, oleh hubungan dengan Allah, dosa akan menjadi suatu kebencian bagi kita"'--Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 6, hlm 309.
Pertanyaan-Pertanyaan Diskusi: