Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-04 Pelajaran 12 12 Dec 2026 - 18 Dec 2026

Wahyu Nubuat Akhir Zaman

Ayat Hafalan

"Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua-tua akan mendapat mimpi, teruna-teruna akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu" (Yoel 2: 28, 29)."

Bacaan Pekan Ini: Yl. 2: 28–32; Kis. 2: 1–21; Ef. 4: 11–14; Why. 12: 17; Why. 19: 10; Kis. 2: 36–42.

Selasa (Hari #4) 15 December 2026

Karunia-Karunia Roh

Agar jemaat Kristus dapat berfungsi dengan baik, Allah telah memberikan karunia-karunia untuk memfasilitasi pelayanannya. Dalam Perjanjian Baru, kita menemukan beberapa daftar karunia rohani.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Efesus 4: 11–14. Mengapa Allah memberikan karunia-karunia ini kepada jemaat-Nya? Bagaimana karunia nubuat membantu melaksanakan rencana Allah bagi jemaat?

Tujuan dari semua karunia rohani adalah untuk membangun jemaat, serta untuk memberitakan Injil. Paulus menyertakan karunia nubuat (tersirat dari kata "nabi-nabi") dalam keempat daftar tersebut. Karunia-karunia lainnya hanya muncul sekali. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa nubuat adalah salah satu karunia rohani yang paling penting.

Mari kita perhatikan beberapa ciri umum mengenai nabi-nabi:

1. Nabi-nabi dipanggil oleh Allah (lihat 1 Raj. 19: 16, 19–21 dan Yesaya 6). Sering kali mereka merasa tidak layak dan segan untuk memikul tanggung jawab mereka, tetapi mereka taat.

2. Allah berbicara kepada nabi-nabi melalui penglihatan, mimpi, atau ucapan yang terdengar. Kadang-kadang Allah mengungkapkan peristiwa-peristiwa masa depan. Di waktu lain, Ia memberi tahu mereka tentang urusan-urusan terkini dari bangsa-bangsa atau orang-orang ( Daniel 2).

3. Kitab Suci menggambarkan fenomena fisik: nabi-nabi mungkin kehilangan kekuatan fisik atau bahkan berhenti bernapas, tetapi mereka juga mungkin dipenuhi dengan kekuatan baru ( Dan. 10: 8–10, 18, 19).

*4. Nabi-nabi menyampaikan pekabaran mereka dengan berbagai cara*—secara lisan ( Kis. 21: 10–12), melalui peragaan ( Yehezkiel 4), atau melalui surat-surat ( Wahyu 2, 3). Nabi-nabi tertentu menggunakan asisten sastra (lihat Yer. 36: 1–4).

5. Pekabaran seorang nabi harus sesuai dengan nabi-nabi terdahulu, karena Allah tidak bertentangan dengan diri-Nya sendiri ( Yes. 8: 20).

6. Isi pekabaran seorang nabi, serta pengaruh kehidupan pribadi seorang nabi, akan bersaksi tentang asal-usul Ilahi pekabaran tersebut ( Mat. 7: 15–20).

7. Iblis selalu mencoba memalsukan hal-hal Ilahi. Hal ini juga berlaku untuk karunia nubuat. Pada akhir zaman, akan ada nabi-nabi palsu ( Mat. 24: 24, 2 Ptr. 2: 1).