Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 8 14 Feb 2026 - 20 Feb 2026

Keutamaan Kristus

Ayat Hafalan

"Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia" (Kolose 1: 15-17)."

Bacaan Pekan Ini: Kej. 1: 26, 27; Kol. 1: 15-20; Yoh. 1: 1-3; Ef. 1: 22; 1 Kor. 12: 12-27; 1 Kor. 4: 9; Rm. 6: 3, 4.

Minggu (Hari #2) 15 February 2026

Gambar Allah yang Tidak Kelihatan

Ketika kita melihat pada sebuah cermin atau foto, kita melihat gambar diri kita sendiri, tetapi itu hanyalah gambar dua dimensi yang datar. Dalam beberapa aspek, sebuah patung memberikan gambaran yang lebih jelas, namun tetap jauh dari realitas yang hidup, bernapas, dan bergerak. Konsep Alkitab mengenai gambar, meskipun terkadang merujuk pada representasi yang lebih sederhana, menunjukkan sesuatu yang lebih luas lagi.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kejadian 1: 26, 27; Kejadian 5: 3; 1 Korintus 15: 49; 2 Korintus 3: 18; dan Ibrani 10: 1. Rangkumlah berbagai makna "gambar" dalam ayat-ayat ini. Bagaimanakah makna tersebut berbeda dari gambaran Yesus sebagai gambar Allah?

Manusia diciptakan untuk menyerupai Allah sejauh yang memungkinkansecara fisik, rohani, relasional, dan fungsional. Namun, semua itu hanya mencerminkan gambar Allah dalam aspek-aspek tertentu, dan dosa telah merusaknya. Tetapi, Yesus memampukan kita untuk "melihat" Allah yang tidak kelihatan. "Barangsiapa telah melihat Aku," kata Yesus, "ia telah melihat Bapa" ( Yoh. 14: 9). Ia adalah "gambaran wujud" Allah ( Ibr. 1: 3). Ia adalah pikiran Allah yang dapat didengar dan karakter Allah yang dapat dilihat.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Matius 11: 27 dan Yohanes 1: 1, 2, 14, 18. Apakah yang membuat Yesus satu-satunya yang dapat menyatakan Bapa?

Perhatikan cara lain Yesus menggambarkan hubungan-Nya dengan Allah Bapa: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" ( Yoh. 5:17).

"Aku dan Bapa adalah satu" ( Yoh. 10: 30).

"Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" ( Yoh. 14: 6).

Yesus juga berulang kali menggambarkan diri-Nya dalam arti mutlak sehubungan dengan nama Allah: "AKU ADALAH AKU" (lih. Kel. 3: 14); "Akulah roti hidup” ( Yoh. 6: 35); "Akulah terang dunia" ( Yoh. 8: 12); “Akulah gembala yang baik" ( Yoh. 10: 11, 14); “Akulah kebangkitan dan hidup” ( Yoh. 11: 25); "Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku" ( Yoh. 14: 11); serta "sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" ( Yoh. 8: 58).

Pertanyaan Diskusi:
Jika Yesus bukan Allah itu sendiri, bukankah itu berarti bahwa Bapa hanya mengutus makhluk ciptaan untuk mati bagi kita? Mengapa hal ini sangat berbeda secara radikal dan penting dibandingkan dengan Allah sendiri, dalam pribadi Kristus, yang mati bagi kita?