Tinggal di Dunia tetapi Bukan dari Dunia
Rasul Yohanes berkata kepada kita, “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu" ( 1 Yoh. 2: 15). Kasih Lukas kepada Yesus dan kerajaan-Nya membuatnya tetap setia mendampingi Paulus sampai akhir, apapun yang terjadi, sedangkan Demas lebih mencintai dunia ini daripada dunia yang akan datang.
Bacalah ayat-ayat berikut. Nasihat apakah yang diberikan bagi mereka yang menantikan Kedatangan Kedua kali?
Yesus dan para rasul sering mengamarkan kita untuk “berjaga-jaga,” dan tetap waspada, serta selalu siap menyambut kedatangan Sang Guru agar tidak terkejut. Sayangnya, seperti para murid yang gagal menuruti perintah Yesus untuk "berjaga-jaga dan berdoa" ( Mrk. 14: 38), banyak orang tidak akan melakukan persiapan yang diperlukan. Pada akhirnya, semuanya bergantung pada siapa atau apa yang menguasai hati kita, karena kita tidak dapat melayani dua tuan.
Dalam pekabaran kepada jemaat Laodikia, Yesus memberikan petunjuk yang jelas. Pertama, bertobat dari dosa-dosa kita. Kedua, kita harus membuka hati bagi Yesus dan membiarkan Dia memegang kendali, kemudian yang (ketiga) memungkinkan kita memperoleh "emas" berupa iman dan kasih yang telah teruji melalui pencobaan serta menang atas penggodaan.