Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Menara Babel," hlm. 128-135, dalam Alfa dan Omega, jld. 1.
"Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi." ( Wahyu 21:1). Api yang menghanguskan orang fasik itu membersihkan bumi ini. Semua bekas kutuk telah dihapuskan. Tidak ada neraka yang menyala selamanya di hadapan umat yang ditebus itu sebagai akibat yang mengerikan dari dosa.
"Satu-satunya peringatan yang masih tinggal ialah: Penebus kita akan terus menyandang bekas-bekas penyaliban-Nya. Hanya di kepala-Nya, di rusuk-Nya, di tangan dan kaki-Nya saja terdapat bekas-bekas kekejaman yang disebabkan oleh dosa. Nabi berkata sambil memandang Kristus dalam kemuliaan-Nya, 'Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.' ( Habakuk 3: 4). Rusuk yang tertikam, dari mana mengalir cairan berwarna merah yang memperdamaikan manusia kepada Allah- itulah kemuliaan Juruselamat, di situlah ' terselubung kekuatan-Nya.' 'Berkuasa untuk menyelamatkan,' melalui korban penebusan, itulah sebabnya Ia sanggup untuk menjalankan keadilan ke atas mereka yang membenci kemurahan Allah. Dan tanda-tanda kehinaan-Nya adalah kehormatan-Nya yang tertinggi. Luka-luka Golgota akan menunjukkan pujian-Nya dan menyatakan kuasa-Nya selama-lamanya"- Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 8, hlm. 711 . 712.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: