Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-02 Pelajaran 2 05 Apr 2025 - 11 Apr 2025

Fondasi Kejadian

Ayat Hafalan

"Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia." (Yohanes 1:29)."

Bacaan Pekan Ini: Yes. 40:7, 8; Kej. 22:1–13; Yoh. 3:16; Why. 5:5–10; 1 Kor. 15:15–19; Why. 12:1–9.

Rabu (Hari #5) 09 April 2025

Berurusan dengan Kematian

Mungkin aspek paling kejam dari hidup di dunia yang terpisah dari Penciptanya adalah bagaimana kematian mengintai di latar belakang setiap kehidupan, siap menyerang kapan saja. Ini adalah "upah dosa," hukuman yang kita bayarkan karena telah terputus dari satu-satunya Sumber kehidupan di alam semesta: Sang Pencipta. Dengan demikian, itu memainkan peran utama dalam nubuatan Alkitab, baik realitasnya maupun, yang lebih penting, solusinya, yang hanya ditemukan dalam Yesus dan kematian serta kebangkitan-Nya.

Baik penyebutan pertama tentang kematian dalam Alkitab dan kemunculannya yang pertama memancarkan banyak terang pada tema utama ini dalam nubuatan, membantu kita memahami beratnya masalah dosa, dan memberi kita sarana-sarana penting untuk memahami solusi Tuhan atas masalah tersebut.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kejadian 2: 15-17, Kejadian 4: 8-15, 1 Korintus15: 15-19, dan Wahyu 1: 18. Apakah yang bagian-bagian ini-yang termasuk penyebutan pertama dan terjadinya kematian-ceritakan kepada kita tentang mengapa orang-orang mati, bagaimana Tuhan memandang kematian, dan apasolusi-Nya untuk masalah kita?

Kita sering mengatakan bahwa "kematian hanyalah bagian dari kehidupan." Itu adalah suatu kebohongan. Kematian adalah lawan dari kehidupan, kehancuran hidup; itu adalah penyusup asing yang tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi bagian dari pengalaman kita di sini. Meskipun kita sudah terbiasa dengan kematian, hati kita tetap protes keras saat menghadapinya, seolah-olah umat manusia masih secara kolektif menyadari bahwa ada sesuatu yang salah secara mendasar dengannya. Betapa pun menyakitkannya kematian, ada beberapa contoh kematian yang-tampak lebih tragis daripada yang lain, seperti kematian seorang anak. Sebagian besar, kita berharap bahwa orang tua akan mendahului anak-anak mereka dalam kematian, dan kita telah menerimanya sebagai tatanan yang normal.

Namun, kematian pertama yang dicatat dalam Kitab Suci bertentangan dengan norma yang diharapkan. Sebelum Adam dan Hawa mengalami kematian itu sendiri, mereka mengalami tragedi kematian ketika putra mereka yang benar dibunuh oleh saudaranya yang tidak benar. Itu adalah kematian yang sangat tidak adil.

Pikirkan tentang Yesus, orang benar yang dibunuh oleh orang tidak benar, seperti Habel. Kematian apa yang bisa lebih tidak adil daripada kematian Kristus? Persamaan lain apa yang mungkin ditemukan antara kematian Habel dan Kristus di kayu salib? Bagaimana sifat kematian Habel dapat membantu kita memahami mengapa Yesus memiliki "kunci Hades [kuburan] dan kematian" dan apa yang Tuhan tawarkan kepada kita di dalam Dia?

Pertanyaan Diskusi:
Tanpa pemecahan masalah kematian, mengapa hidup kita pada akhirnya tidak berguna, tidak berarti, dan sia-sia? Apakah yang diajarkan fakta ini kepada kita tentang betapa bersyukurnya kita atas apa yang telah Yesus lakukan bagi kita?