Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Air Bah", hlm. 109, 110, dalam Alfa dan Omega, jld. 1.
"Imam besar itu tidak dapat mempertahankan dirinya sendiri atau umat-Nya dari tuduhan-tuduhan iblis. Ia tidak menyatakan bahwa Israel bebas dari kesalahan. Dengan pakaian yang kotor yang melambangkan dosa-dosa orang banyak itu, yang dipakainya sebagai wakil mereka, Ia berdiri di hadapan Malaikat, mengakui dosa mereka, namun menunjuk kepada pertobatan dan kerendahan hati mereka, dan bersandar pada kemurahan seorang Penebus yang mengampuni dosa. Dengan iman Ia menuntut janji-janji Allah….
"Tuduhan-tuduhan Setan terhadap mereka yang mencari Tuhan bukanlah didorong oleh ketidaksenangan pada dosa mereka. Ia bersorak-sorai terhadap tabiat mereka yang bercacat, karena ia mengetahui bahwa hanyalah melalui pendurhakaan mereka terhadap hukum Allah ia dapat menguasai mereka. Tuduhan-tuduhannya timbul semata-mata dari rasa permusuhannya kepada Kristus. Melalui rencana keselamatan, Yesus sedang melepaskan rangkuman Setan atas keluarga manusia dan menyelamatkan jiwa-jiwa dari kuasanya.
"Dengan kekuatannya sendiri, manusia tidak dapat menghadapi tuduhan musuh. Dengan pakaian yang bernoda dosa, sambil mengakui kesalahannya, ia berdiri di hadapan Allah. Tetapi Yesus, Pembela kita, menyampaikan suatu permohonan yang berhasil demi keselamatan semua orang yang dengan pertobatan dan iman telah menyerahkan pemeliharaan jiwa mereka kepada-Nya. Ia membela perkara mereka, dan dengan perjuangan dahsyat di Kalvari, menaklukkan pendakwa mereka. Penurutan yang sempurna kepada hukum Allah telah memberi-Nya segala kuasa di surga dan di bumi, dan Ia memohon dari Bapa-Nya rahmat dan pendamaian bagi manusia yang bersalah"- Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 4, hlm. 183- 186.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: