Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-02 Pelajaran 8 16 May 2026 - 22 May 2026

Memiliki Iman

Ayat Hafalan

"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" (Ibrani 11: 1)."

Bacaan Pekan Ini: Markus 8:11, 12; Matius 15:21-28; Lukas. 7: 1-10; Efesus 2:8; Ibrani. 11; Wahyu 14:12.

Selasa (Hari #4) 19 May 2026

Iman Bukanlah Perasaan

Yesus berkata bahwa jika Anda memiliki iman sebesar biji sesawi saja, Anda bisa memindahkan gunung ( Matius 17:20). Jika Anda pernah melihat biji sesawi, Anda tahu betapa kecilnya itu. Namun memiliki iman sekecil ini dapat membawa perubahan besar. Maka, iman sangatlah penting dan juga cukup kuat untuk melakukan sesuatu yang melampaui kemampuan manusia. Namun, sebagaimana biji sesawi bisa tumbuh menjadi pohon yang besar ( Matius 13:31, 32), iman kita seharusnya bertumbuh dan tidak tetap dalam kondisi yang sama.

Sesungguhnya, kita membutuhkan ukuran iman untuk bisa memiliki hubungan dengan Allah (lihat Roma 12:3).

Pertanyaan Diskusi:
Apakah yang dikatakan Efesus 2: 8 tentang peran iman dalam keselamatan? Mengapa seseorang tidak bisa berkata dengan jujur, "Saya tidak punya iman karena Allah belum memberikannya kepada saya"?

Kita harus memahami terlebih dahulu bahwa iman bukanlah sesuatu yang bersifat materi; iman adalah respons manusia yang digerakkan oleh Roh Kudus. Allah adalah Prakarsa yang penuh kasih karunia, yang melalui Roh Kudus menarik kita kepada-Nya ketika kita mengizinkan-Nya melakukannya ( Yeremia 31:3). Kita diselamatkan oleh iman, yang merupakan tanggapan terhadap kasih karunia Allah yang diberikan kepada kita melalui kematian Yesus. Kita diselamatkan karena kita percaya kepada Allah sebagai hasil dari kasih karunia-Nya. Ini adalah inti dari memiliki hubungan dengan-Nya.

Kita juga harus mengingat bahwa iman bukanlah perasaan. “Banyak orang tidak menjalankan imannya yang menjadi kewajiban dan kesempatan mereka untuk menjalankannya. Perasaan bukanlah iman… iman adalah pihak kita yang menjalankannya, tetapi perasaan sukacita dan berkat adalah pihak Allah yang memberikan"-Tulisan-Tulisan Permulaan, hlm. 152.

Sebagian orang merasa seolah mereka tidak memiliki iman karena mereka tidak merasa dekat dengan Allah atau merasa mereka tidak cukup baik sebagai orang Kristen. Tetapi iman berarti percaya dan memercayai Allah, bukan hanya saat segalanya baik-baik saja, tetapi juga dalam kegelapan, dalam badai, atau bahkan ketika Anda tidak sepenuhnya memahami apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda.

Perasaan seharusnya tidak pernah mendominasi pengalaman rohani kita atau hubungan kita dengan Allah. Justru ketika kita merasa jauh dari Allah, di saat itulah kita harus melatih iman kita dan berseru kepada-Nya seperti yang dilakukan sang ayah dalam Markus 9: 24.

Pertanyaan Diskusi:
Buka ayat-ayat Alkitab berikut dan klaim sebagai tindakan iman untuk memperkuat hubungan Anda dengan Allah hari ini: Ibrani 12: 1, 2; 2 Tawarikh 15: 7; Roma 3: 23-26; Lukas 7: 50. Ucapkan ayat-ayat ini dengan suara lantang sebagai bagian dari doa Anda kepada Allah.