Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 7 07 Feb 2026 - 13 Feb 2026

Warga Kerajaan Surga

Ayat Hafalan

"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur (Filipi 4: 6)."

Bacaan Pekan Ini: Flp. 3: 17-4: 23; 1 Kor. 15: 42-44; Yoh. 14: 27; Mzm. 119: 165; Ayb. 1: 21; 1 Tim. 6: 7.

Senin (Hari #3) 09 February 2026

Berdirilah Juga dengan Teguh dalam Tuhan

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Filipi 3: 20, 21. Bagaimanakah Paulus menggambarkan dengan jelas seperti apa "kewarganegaraan" Kristen itu?

Berbeda dengan musuh-musuh salib yang "pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi" dan tidak memiliki Tuhan lain selain perut mereka sendiri ( Flp. 3: 19), kewarganegaraan orang Kristen ada di surga, dan Raja kita adalah Yesus Kristus sendiri. Untuk menegaskan hal ini, Paulus menyoroti perlunya "tubuh kita yang hina ini" ( Flp. 3: 21), yang rentan terhadap penyakit, kemerosotan, dan kematian, untuk diubah agar serupa dengan tubuh kebangkitan Kristus yang mulia.

Bagaimanakah ayat-ayat berikut menggambarkan keadaan tubuh yang dimuliakan?

Pertanyaan Diskusi:
Ayub 19: 25-27
Pertanyaan Diskusi:
Lukas 24: 39
Pertanyaan Diskusi:
1 Kor. 15: 42-44
Pertanyaan Diskusi:
1 Kor. 15: 50-54
Pertanyaan Diskusi:
Kol. 3: 4

Pada akhirnya, melalui Yesus, kematian, “musuh yang terakhir," akan dikalahkan ( 1 Kor. 15: 26). Dan itulah harapan kita yang terbesar, janji tertinggi yang telah diberikan kepada kita di dalam Yesus-bukan hanya berakhirnya kematian, tetapi juga tubuh yang baru, bahkan “tubuh yang mulia" ( Flp. 3: 21). Dalam sebuah buku tentang cara menemukan “keselamatan” tanpa Tuhanyang berpendapat agak bodoh, bahwa mengatasi ketakutan akan kematian adalah "keselamatan." Penulis Luc Ferry mengakui bahwa Kekristenan “memampukan kita tidak hanya melampaui ketakutan akan kematian, tetapi juga mengalahkan kematian itu sendiri. Dan dengan melakukannya dalam kaitan dengan identitas pribadi, bukan sekadar anonimitas atau konsep abstrak, tampaknya ini adalah satu-satunya pandangan yang benar-benar menawarkan kemenangan pasti dari keabadian pribadi atas kondisi kita sebagai makhluk fana"-Luc Ferry, A Brief History of Thought (New York: Harper Collins, 2011; Kindle edition), hlm. 90. Sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan, mengingat dia adalah seorang ateis. Bagi Paulus, kewarganegaraan surgawi kita mencakup janji kebangkitan dan kehidupan kekal dalam keberadaan yang sepenuhnya baru, sesuatu yang saat ini nyaris tak dapat kita bayangkan.

Pertanyaan Diskusi:
Mengapa janji kehidupan kekal begitu penting terhadap semua hal yang kita percayai? Apakah yang mungkin ditawarkan dunia ini yang sepadan dengan pengorbanan yang ditawarkan Kristus kepada kita?