Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 12 14 Mar 2026 - 20 Mar 2026

Hidup Bersama Satu Sama Lain

Ayat Hafalan

"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang" (Kolose 4: 6)."

Bacaan Pekan Ini: Kol. 3: 18–4: 6; Ef. 5: 22-25, 33; Ams. 22: 6, 15; 1 Ptr. 2: 16; 1 Tes. 5: 17.

Jumat (Hari #7) 20 March 2026

Pendalaman

"Setiap anggota dalam keluarga harus menyadari bahwa suatu tanggung jawab dipercayakan kepadanya secara perseorangan untuk melaksanakan bagiannya dalam menambah kesenangan, keteraturan, dan ketertiban rumah tangga itu. Jangan ada seorang yang melawan pekerjaan orang lain. Harus semuanya sama-sama sibuk dalam tugasnya masing-masing dengan baik sehingga saling mendorong satu sama lain; mereka harus melatih kemurahan, kesabaran, dan panjang sabar, berbicara dalam nada suara rendah dan tenang, menghindarkan kekacauan; dan masing-masing berusaha sekuat tenaganya untuk meringankan beban sang ibu.

"Setiap anggota keluarga harus mengerti peran apa yang diharapkan dari pabahwa dari danya dalam persatuan dengan yang lain. Semuanya harus mengerti mulai anak yang berumur enam tahun ke atas dituntut agar memikul bagian dalam tanggungan hidup"-Ellen G. White, Membina Keluarga Bahagia, hlm. 179, 180. "Kita harus membiarkan Kristus masuk ke dalam hati dan rumah kita jika kita ingin hidup dalam terang. Rumah harus dijadikan sesuai dengan makna kata yang dikandungnya. Rumah seharusnya menjadi surga kecil di dunia, tempat di mana kasih sayang dikembangkan, gantinya ditekan. Kebahagiaan kita bergantung pada pemupukan kasih, simpati, dan kesopanan yang tulus satu sama lain… Kita harus melupakan diri sendiri, selalu mencari kesempatan, bahkan dalam hal-hal kecil, untuk menunjukkan rasa syukur atas kebaikan yang telah kita terima dari orang lain, serta memperhatikan kesempatan untuk menghibur sesama dan meringankan serta melepaskan beban dan kesedihan mereka melalui tindakan penuh kasih dan perbuatan kecil yang penuh kelembutan. Kesopanan yang penuh perhatian ini, yang dimulai dalam keluarga kita dan kemudian meluas ke luar lingkaran keluarga, turut membentuk kebahagiaan hidup. Sebaliknya, mengabaikan hal-hal kecil ini justru menambah kepahitan dan kesedihan dalam kehidupan"-Ellen G. White, Testimonies for the Church, vol. 3, hlm. 539, 540.

Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:

Pertanyaan Diskusi:
Bagi pasangan yang sudah menikah, prinsip apakah yang telah menolong dalam hubungan kalian? Nasihat apakah yang dapat Anda berikan kepada mereka yang belum menikah, serta bagaimanakah mereka harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang selalu ada dalam perni- kahan?
Pertanyaan Diskusi:
Banyak orang tua yang penuh kasih dan perhatian telah membesarkan anak-anak mereka dalam rumah tangga Kristen yang baik, tetapi kemudian harus menghadapi kenyataan bahwa anak-anak mereka yang sudah dewasa menyangkal imannya. Nasihat dan penghiburan apakah yang dapat kalian berikan kepada mereka? Apakah yang sebaiknya tidak dikatakan sama sekali?
Pertanyaan Diskusi:
Diskusikan lebih lanjut peringatan untuk "hidup dengan penuh hikmat." Sebaliknya, apakah artinya hidup dalam "kebodohan" dibandingkan dengan hikmat? Pelajaran apakah yang Anda dapatkan dari berbagai pengalaman ketika pernah menjalani salah satunya dari keduanya?