Pendalaman
"Setiap anggota dalam keluarga harus menyadari bahwa suatu tanggung jawab dipercayakan kepadanya secara perseorangan untuk melaksanakan bagiannya dalam menambah kesenangan, keteraturan, dan ketertiban rumah tangga itu. Jangan ada seorang yang melawan pekerjaan orang lain. Harus semuanya sama-sama sibuk dalam tugasnya masing-masing dengan baik sehingga saling mendorong satu sama lain; mereka harus melatih kemurahan, kesabaran, dan panjang sabar, berbicara dalam nada suara rendah dan tenang, menghindarkan kekacauan; dan masing-masing berusaha sekuat tenaganya untuk meringankan beban sang ibu.
"Setiap anggota keluarga harus mengerti peran apa yang diharapkan dari pabahwa dari danya dalam persatuan dengan yang lain. Semuanya harus mengerti mulai anak yang berumur enam tahun ke atas dituntut agar memikul bagian dalam tanggungan hidup"-Ellen G. White, Membina Keluarga Bahagia, hlm. 179, 180. "Kita harus membiarkan Kristus masuk ke dalam hati dan rumah kita jika kita ingin hidup dalam terang. Rumah harus dijadikan sesuai dengan makna kata yang dikandungnya. Rumah seharusnya menjadi surga kecil di dunia, tempat di mana kasih sayang dikembangkan, gantinya ditekan. Kebahagiaan kita bergantung pada pemupukan kasih, simpati, dan kesopanan yang tulus satu sama lain… Kita harus melupakan diri sendiri, selalu mencari kesempatan, bahkan dalam hal-hal kecil, untuk menunjukkan rasa syukur atas kebaikan yang telah kita terima dari orang lain, serta memperhatikan kesempatan untuk menghibur sesama dan meringankan serta melepaskan beban dan kesedihan mereka melalui tindakan penuh kasih dan perbuatan kecil yang penuh kelembutan. Kesopanan yang penuh perhatian ini, yang dimulai dalam keluarga kita dan kemudian meluas ke luar lingkaran keluarga, turut membentuk kebahagiaan hidup. Sebaliknya, mengabaikan hal-hal kecil ini justru menambah kepahitan dan kesedihan dalam kehidupan"-Ellen G. White, Testimonies for the Church, vol. 3, hlm. 539, 540.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: