Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 12 14 Mar 2026 - 20 Mar 2026

Hidup Bersama Satu Sama Lain

Ayat Hafalan

"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang" (Kolose 4: 6)."

Bacaan Pekan Ini: Kol. 3: 18–4: 6; Ef. 5: 22-25, 33; Ams. 22: 6, 15; 1 Ptr. 2: 16; 1 Tes. 5: 17.

Kamis (Hari #6) 19 March 2026

Hidup dengan Penuh Hikmat

Apa kebenaran terpenting yang dapat kita ketahui sebagai orang Kristen? Tentu saja, kebenaran itu adalah bahwa Yesus Kristus mati untuk dosa-dosa kita, dan bahwa melalui iman kepada-Nya, kita dapat memperoleh hidup yang kekal. Ini adalah kebenaran yang tidak akan pernah bisa kita ketahui sendiri. Sebaliknya, kebenaran ini harus diberitahukan atau diwahyukan kepada kita. Dan kebenaran itu telah diwahyukan kepada kita-dalam Firman Allah.

Ada begitu banyak kebenaran, pengetahuan, dan hikmat yang tidak akan pernah kita ketahui jika bukan karena apa yang telah Allah wahyukan kepada kita dalam Firman-Nya. Namun, pengetahuan dan hikmat ini tidak diberikan kepada kita hanya sebagai informasi semata, hanya sebagai sesuatu untuk diketahui. Sebaliknya, kita harus menghidupkan kebenaran, pengetahuan, dan hikmat ini dalam kehidupan kita sendiri.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kolose 4: 5, 6. Dalam situasi apakah Paulus menunjukkan bahwa kita terutama perlu "hidup dalam hikmat"? Mengapa demikian?

Sayangnya, sebagai orang Kristen, terkadang kita justru bersikap tidak mencerminkan Kekristenan! Dan seperti yang Paulus tunjukkan (mengutip Yesaya 52: 5), Israel juga menjadi batu sandungan bagi orang-orang yang tidak percaya: “Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain" ( Rm. 2: 24). Cara kita bertindak terhadap orang lain, terutama mereka yang tidak seiman dengan kita, sangatlah penting (lihat Tit. 2: 5; 2 Ptr. 2: 2). Rumah tangga Kristen, persekutuan orang muda berdoa daripada melakukan kenakalan, perbuatan kebaikan yang sederhana, serta sikap tenang dan sabar, Menjadi kesaksian kuat bagi mereka yang memperhatikan apakah iman kita benar-benar tulus atau tidak.

Dalam Kolose 4: 6; Paulus secara khusus menyoroti perkataan kita: “Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih”. Lebih dari sekadar kata-kata yang baik atau sopan, setiap perkataan yang kita ucapkan seharusnya digerakkan dan dipenuhi oleh kasih karunia Allah melalui pengaruh Roh Kudus.

"Jangan hambar." Berlawanan dengan pengertian dunia tentang perkataan yang "kasar," kata-kata kita seharusnya tepat dan menarik bagi mereka yang mendengarnya.

"Sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang." Hanya Roh Kudus yang dapat memberi kita kata-kata yang tepat pada waktu yang tepat untuk tujuan yang tepat dan mempersiapkan pikiran para pendengar bagi pekabaran yang "harus" kita bagikan (di sini juga, kata dei digunakan lihat pelajaran kemarin tentang Kolose 4: 4).

Pertanyaan Diskusi:
Renungkan perkataan dan tindakan Anda dan bagaimana cara Anda berperilaku di hadapan orang lain, Pekabaran apakah yang Anda sedang sampaikan tentang iman Anda dan apakah artinya menjadi seorang Kristen?