Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Jatuhnya Kota Yerikho," dalam Alfa dan Omega, jld. 2, hlm. 91–104.
Seperti segala sesuatu dalam Alkitab, mengetahui konteks dan latar belakangnya sangatlah penting. Seperti yang telah kita lihat, konflik kosmik dan motif Allah sebagai Hakim sangat penting dalam memahami perang melawan orang Kanaan.
"Allah lambat untuk marah. Dia memberi bangsa-bangsa yang jahat masa percobaan agar mereka dapat mengenal Dia dan karakter-Nya. Menurut terang yang diberikan, penghukuman yang diberikan kepada mereka adalah karena mereka menolak untuk menerima terang itu dan memilih jalan mereka sendiri daripada jalan Allah. Allah memberikan alasan mengapa Ia tidak langsung mengusir bangsa Kanaan. Kejahatan orang Amori belum penuh. Melalui kejahatan mereka, mereka secara bertahap membawa diri mereka sendiri ke titik di mana kesabaran Tuhan sudah berakhir dan mereka akan dihancurkan. Selagi titik itu belum tiba dan kesalahan mereka belum penuh, pembalasan Tuhan akan ditunda. Semua bangsa memiliki masa percobaan. Mereka yang tidak mengindahkan hukum Allah akan naik dari satu tingkat kejahatan ke tingkat kejahatan yang lain. Anak-anak akan mewarisi roh pemberontakan orang tua mereka dan berbuat lebih buruk daripada ayah mereka sebelumnya sampai murka Tuhan menimpa mereka. Hukuman itu tidak berkurang karena penangguhan”—Ellen G. White Comments, The SDA Bible Commentary, vol. 2, hlm. 1005.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: