Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-02 Pelajaran 6 03 May 2025 - 09 May 2025

Memahami Pengorbanan

Ayat Hafalan

"**:** "Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: 'Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa" (Wahyu 5: 9)."

Bacaan Pekan Ini: Yes. 1: 2- 15; Ibr. 10:3- 10; Ke!. 12: 1-11, 1 Kor. 5: 7; Hag. 2: 7- 9; Yes. 6: 1-5; Why. 4: 7-11.

Senin (Hari #3) 05 May 2025

Darah Lembu dan Kambing

Beberapa telah mengkritik seluruh konsep pengorbanan, mengklaim bahwa itu bengis, kejam, dan, dalam arti tertentu, tidak adil. Namun, justru itulah intinya. Kematian Kristus itu bengis, kejam, dan tidak adil---orang yang tidak bersalah mati untuk orang yang bersalah. Itulah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah dosa. Dan kematian itu, kematian Kristus, adalah apa yang ditunjukkan oleh semua pengorbanan yang bengis, kejam, dan tidak adil ini.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Ibrani 10: 3-10. Apakah yang diajarkan perikop ini kepada kita tentang pengorbanan yang umat Allah persembahkan dalam Perjanjian Lama? Jika orang berdosa sebenarnya tidak dapat diselamatkan oleh korban-korban itu, mengapa mempersembahkannya sama sekali?

Anak domba dan hewan korban lainnya hanyalah simbol yang menunjuk kepada pengorbanan pendamaian Anak Domba Allah. Itu adalah tindakan iman, memberi orang berdosa cara nyata untuk mengungkapkan iman dalam pekerjaan Mesias yang akan datang. Kita sering menyebut simbol-simbol semacam ini sebagai tipe, yang digenapi oleh suatu antitipe, atau kemunculan benda atau peristiwa yang mereka bayangi. Beberapa bahkan menggambarkan pengorbanan itu sebagai "nubuatan kecil" tentang kematian Yesus di kayu salib.

Ritual yang terkait dengan pengorbanan, sedikit seperti membayar perjalanan. Saat Anda membeli tiket kereta atau tiket bus atau tiket pesawat, Anda tidak langsung menerima perjalanan yang Anda bayarkan. Sebaliknya, Anda diberi tiket atau boarding pass: simbol atau janji dari perjalanan yang akan datang. Anda dapat duduk di selembar kertas itu sesuka Anda, tetapi itu tidak akan membawa Anda ke tujuan mana pun. Namun, setelah Anda naik dan perjalanan dimulai, Anda telah menerima apa yang Anda bayarkan: tiket kertas menjadi tidak diperlukan.

Begitu pula dengan hewan korban. Mereka memiliki peran penting untuk dimainkan, tetapi begitu pengorbanan yang sebenarnya dilakukan, mereka menjadi tidak berarti- sebuah kenyataan yang digambarkan ketika tabir antara Tempat Suci dan Tempat Mahasuci di Bait Suci duniawi terbelah pada saat kematian Yesus. "Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah" ( Mrk. 15: 38). Seluruh sistern pengorbanan, Bait Suci dan semuanya, menunjuk ke depan pada kematian Yesus di kayu salib. Begitu Yesus memenuhi janji-Nya di kayu salib dan bangkit sebagai pemenang atas kematian, tipe-tipe itu menjadi tidak perlu.

Pertanyaan Diskusi:
Pikirkan betapa buruknya dosa sehingga hanya kematian Yesus, Firman yang menjelma (lihat Yoh. 1: 1-3, 14), bisa menebusnya. Apakah yang harus hal ini ceritakan kepada kita tentang bagaimana seharusnya sikap kita terhadap dosa?