Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-02 Pelajaran 4 19 Apr 2025 - 25 Apr 2025

Bangsa-Bangsa: Bagian 1

Ayat Hafalan

"Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah" (Daniel 7: 14)."

Bacaan Pekan Ini: Kej. 10: 1- 12; Kej. 12:1- 9, 1 Sam. 8: 4- 18; Mat. 20: 25- 28; Why. 18: 1-4.

Senin (Hari #3) 21 April 2025

Panggilan Abraham

Dalam Kejadian pasal sepuluh, kita melihat kelahiran berbagai bangsa. Kata yang biasanya diterjemahkan "bangsa" adalah goyim, yang juga bisa merujuk pada orang kafir. Kejadian 10 memberi tahu kita bahwa umat manusia terpencar menurut tanah, bahasa, keluarga, dan "bangsa" ( Kej. 10: 5; lihat juga Why. 14: 6).

Hampir segera setelah pengenalan konsep ini, Tuhan memanggil Abraham keluar dari salah satu bangsa itu untuk menjadi berbeda dari mereka dan dari apa yang mereka wakili.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kejadian 12: 1-9. Mengapa Tuhan memanggil Abram (kemudian Abraham) keluar dari negara asalnya?

Tuhan bermaksud menggunakan Abraham untuk mendirikan sebuah bangsa yang akan berbeda dengan kerajaan manusia. Mereka tidak boleh memiliki raja selain Tuhan Sendiri. Orang-orang harus menunjukkan apa yang akan terjadi jika umat manusia kembali kepada Penciptanya. Israel didirikan untuk menjadi berkat bagi "semua keluarga di bumi" ( Kej . 12: 3, NKJV). Tuhan telah mencurahkan kepada mereka terang dan hak istimewa yang belum pernah terlihat di dunia sejak, mungkin, sebelum Air Bah.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Ulangan 4: 5-9. Apakah yang Tuhan katakan kepada anak-anak Abraham, bangsa yang telah menjadi penggenapan dari janji yang Tuhan buat kepada Abraham?

Ini bukanlah satu individu yang menjadi saksi dalam satu komunitas; ini adalah keseluruhan bangsa supaya, dengan berusaha bersama-sama dan dalam bekerja sama dengan Tuhan, dapat menunjukkan kemuliaan dari karakter-Nya. Perhatikan juga, dalam kata-kata yang diucapkan kepada mereka bahwa bukan hanya "ketetapan dan peraturan" yang telah Tuhan berikan kepada mereka yang membuat mereka begitu istimewa, tetapi kepatuhan mereka kepada hal-hal itu yang akan menyebabkan bangsa-bangsa lain berkata, "Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi" ( Ul. 4: 6). Betapa pun indahnya kebenaran yang diberikan kepada mereka, kegagalan mereka untuk menghidupkannya, untuk mematuhinya, akan membawa kutukan gantinya berkat dan kematian bukannya kehidupan.

Pertanyaan Diskusi:
Bagaimanakah prinsip yang sama, yaitu tidak hanya mengetahui kebenaran-kebenaran ini tetapi mematuhinya, berlaku bagi kita sebagai orang-orang Advent sekarang ini?