Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-03 Pelajaran 2 04 Jul 2026 - 10 Jul 2026

Pekabaran Salib

Ayat Hafalan

"Sebab pemberitaan tentang salib adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah" (1 Korintus 1: 18)."

Bacaan Pekan Ini: 1 Kor. 1: 17–31, Kol. 1: 20, 1 Ptr. 2: 24, Kis. 13: 16–47, 1 Kor. 2: 1–5.

Jumat (Hari #7) 10 July 2026

Pendalaman

Bacalah tulisan Ellen G. White, "Golgota", dalam buku Kerinduan Segala Zaman (1999), jld. 2, hlm. 391–409.

"Kepada pikiran orang-orang banyak yang hidup pada waktu sekarang, salib di Kalvari dikelilingi oleh pikiran-pikiran yang suci. Pergaulan yang disucikan dihubungkan dengan pemandangan penyaliban. Pada zaman Paulus salib itu dipandang dengan perasaan menjijikkan dan ketakutan. Untuk menjunjung tinggi Juruselamat manusia, seorang yang telah menemui kematian di kayu salib, akan dengan sendirinya menimbulkan tertawaan dan pertentangan.

"Paulus mengetahui bahwa pekabarannya akan dianggap oleh orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani di Korintus. … Di antara pendengar-pendengarnya yang bukan Yahudi ada banyak yang akan menjadi marah oleh pekabaran yang hampir akan dimasyhurkannya. Dalam penilaian orang-orang Yunani perkataan akan dianggap bodoh semata-mata. Ia akan dianggap sebagai lemah pikirannya untuk mencoba menunjukkan bagaimana salib mempunyai sesuatu hubungan dengan yang ditinggikan bangsa itu atau demi keselamatan manusia.

"Tetapi kepada Paulus salib itu adalah tujuan utama. Sejak ia ditawan dalam pekerjaannya dalam menganiaya pengikut-pengikut orang Nazaret yang disalibkan ia tidak pernah berhenti untuk memuliakan salib. Pada waktu itu telah diberikan kepadanya suatu kenyataan tentang kasih Allah yang tak terbatas, sebagaimana dinyatakan dalam kematian Kristus; dan suatu perubahan hati mengherankan telah dikerjakan dalam hidupnya, membawa semua rencana dan maksudnya selaras dengan surga. Sejak itu ia adalah seorang yang baru dalam Kristus. Ia mengetahui oleh pengalaman pribadi bahwa bila orang berdosa sekali memandang kasih Allah, sebagaimana yang kelihatan dalam pengorbanan Anak-Nya, dan menyerahkan diri kepada pengaruh Ilahi, suatu perubahan hati terjadi, dan mulai saat itu Kristus menjadi segala perkara dan dalam segala perkara"—Ellen G. White, Kisah Para Rasul (1999), hlm. 207.

Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi:

Pertanyaan Diskusi:
Di Taman Getsemani, Yesus berkata, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku" ( Mat. 26: 39). Apakah yang dikatakan doa ini tentang harga yang sangat mahal yang dibayar Yesus di kayu salib?
Pertanyaan Diskusi:
Paulus berkata, "Yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia" ( 1 Kor. 1: 25). Dalam hal apa sajakah hikmat Allah begitu berbeda dari hikmat manusia?
Pertanyaan Diskusi:
Pekabaran tentang Kristus yang disalibkan adalah batu sandungan bagi orang Yahudi dan kebodohan bagi orang Yunani. Tema-tema Alkitabiah apa yang kita khotbahkan hari ini yang dapat menghasilkan efek yang sama pada audiens modern, dan mengapa?
Pertanyaan Diskusi:
Paulus berkata bahwa "manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah" ( 1 Kor. 2: 14). Jadi, bagaimanakah kita dapat berbicara tentang Yesus kepada orang-orang ini dengan cara yang dapat menyentuh hati mereka? Atau mungkinkah tindakan kita saja yang akan menjangkau mereka?