Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 6 31 Jan 2026 - 06 Feb 2026

Percaya Sepenuhnya kepada Kristus

Ayat Hafalan

"Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati (Filipi 3: 10, 11)."

Bacaan Pekan Ini: Flp. 3: 1–16; Rm. 2: 25-29; Yoh. 9: 1–39; Ef. 1: 4, 10; 1 Kor. 9: 24-27.

Selasa (Hari #4) 03 February 2026

Hal yang Benar-Benar Penting

Seperti yang ditunjukkan dalam pelajaran kemarin, hal-hal yang sebelumnya membuat Paulus bangga justru menjadi penghalang bagi iman karena membuatnya buta terhadap kebutuhannya akan Kristus. Paulus menggunakan bahasa perdagangan, untung dan rugi, untuk menggambarkan catatan kehidupan rohaninya sebelum beriman. Meskipun kita tidak suka terlalu banyak memikirkannya, setiap manusia memiliki "catatan kehidupan rohani." Sebelumnya, catatan kehidupan rohani Paulus diukur berdasarkan nilai-nilai Yahudi pada zaman itu, bukan berdasarkan nilai-nilai Alkitab seperti yang diajarkan oleh Yesus.

Setelah pertobatannya, catatan kehidupan rohani Paulus tampak sangat berbeda karena tolok ukur nilainya berubah secara drastis, dari "hal yang berharga" dalam Yudaisme menjadi "hal yang berharga di surga."

"Dia yang telah turun dari surga dapat berbicara tentang surga dan dengan tepat menyampaikan hal-hal yang berharga di surga, yang la telah tandai dengan gambar dan nama-Nya. Dia mengetahui bahaya yang mengancam mereka yang hendak diangkat-Nya dari kehinaan dan ditinggikan hingga berada di sisi-Nya, di atas takhta-Nya. Dia menunjukkan bahaya dari melimpahkan rasa sayang kepada hal-hal yang tidak berguna dan berbahaya. Dia berusaha mengalihkan pikiran kita dari hal-hal duniawi kepada hal-hal surgawi, agar kita tidak membuang-buang waktu, bakat, dan kesempatan pada hal-hal yang sama sekali sia-sia" Ellen G. White, dalam The Advent Review dan Sabbath Herald, July 1, 1890.

Dalam dunia Yudaisme abad pertama, Paulus adalah seorang bintang yang sedang naik daun dengan cepat, sampai matanya menjadi buta karena melihat Yesus yang dimuliakan dalam perjalanan menuju Damsyik ( Kisah Para Rasul 9), penglihatan mata rohaninya disembuhkan, dan ia pun melihat dengan jelas.

Pertanyaan Diskusi:
Dalam Yohanes 9 menceritakan kisah seorang yang dahulu buta tetapi kemudian melihat Yesus dengan jelas. Yesus berkata bahwa la datang ke dunia "supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta” ( Yoh. 9: 39). Bagaimanakah prinsip ini dapat diterapkan dalam hidup Anda sendiri?

Apa yang lebih berharga daripada kehidupan kekal di surga dan di dunia yang baru? Namun, nilai-nilai duniawi membutakan banyak orang terhadap kenyataan ini. Ada pertentangan mendasar di antara hal-hal dihargai di dunia ini (lihat Mat. 13: 22; Luk. 4: 5, 6; 1 Yoh. 2: 16) dengan nilai-nilai surga-yaitu keserupaan dengan Kristus dan jiwa-jiwa yang diselamatkan.

Pertanyaan Diskusi:
Dunia dapat membutakan kita terhadap kebenaran rohani dan apa yang benar-benar penting. Apakah kunci untuk menjaga mata kita tetap fokus pada apa yang benar-benar penting?