Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2026-01 Pelajaran 1 27 Dec 2025 - 02 Jan 2026

Dianiaya tetapi Tidak Ditinggalkan

Ayat Hafalan

"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" (Filipi 4: 4)."

Bacaan Pekan Ini: Ef. 3: 1; 2 Kor. 4: 7-12; Kis. 9: 16; Filemon 15, 16; Kol. 4: 9; Flp. 1: 1-3; Kol. 1: 1, 2.

Senin (Hari #3) 29 December 2025

Paulus dalam Belenggu

Ketika di Makedonia, Paulus menyebutkan beberapa kali pemenjaraan ( 2 Kor. 6: 5; 2 Kor. 11: 23; 2 Kor. 7: 5). Peristiwa pertama yang tercatat adalah di Filipi ( Kis. 16: 16-24). Kemudian, ia sempat dipenjara sementara di Yerusalem sebelum dipindahkan ke penjara di Kaisarea.

Di tempat lain, Paulus menyebutkan bahwa ia "dibelenggu" ( Flm. 10, 13; NKJV). Meskipun berada dalam tahanan rumah di Roma, ia dirantai kepada seorang prajurit elit Romawi. Ignatius, seorang Kristen pada awal abad ke-2 yang dirantai seperti ini, menggambarkan para prajurit itu berperilaku seperti "binatang buas … yang justru semakin akan buruk ketika mereka diperlakukan dengan baik"-Michael W. Holmes, ed., The Apostolic Fathers (Grand Rapids, MI: Baker Academic, 2007), hlm. 231.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah 2 Korintus 4: 7-12. Dalam ayat-ayat ini, apakah yang menunjukkan bagaimana Paulus mampu bertahan menghadapi pencobaan yang ia sedang hadapi? Apakah yang tampaknya menjadi fokus kehidupannya?

Tidak peduli seberat apapun hidupnya, Paulus mampu melihat sisi yang lebih cerah, dan itu memberinya keberanian untuk bertahan di bawah tekanan. Meskipun Iblis melemparkan segala hal yang ia bisa, Paulus tahu bahwa ia tidak ditinggalkan.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah 2 Korintus 6: 3-7. Sumber daya rohani apakah yang Paulus miliki untuk menolongnya menghadapi kesulitan-kesulitan ini?

Sering kali, kita mungkin tergoda untuk melihat keadaan kita, kelemahan kita, atau kegagalan kita di masa lalu dan menjadi putus asa. Pada saat-saat seperti ini kita perlu mengingat semua perlengkapan luar biasa yang telah Tuhan sediakan untuk keberhasilan kita dalam melawan Iblis. Salah satu yang paling penting adalah Alkitab itu sendiri, "firman kebenaran,” karena kita dapat belajar dari kesalahan orang lain dan juga bagaimana orang-orang ini berhasil. Dan juga Roh Kuduslah "yang menyukseskan apa yang telah dikerjakan oleh Penebus dunia. Dengan Roh hati dijadikan suci. Dengan perantaraan Roh orang percaya mengambil bagian dari sifat Ilahi. Kristus telah memberikan Roh-Nya sebagai kuasa Ilahi untuk mengalahkan segala kecenderungan bawaan dan kecenderungan yang dipelihara kepada kejahatan, dan untuk menanamkan tabiat-Nya sendiri pada jemaat-Nya" Ellen G. White, Kerinduan Segala Zaman, Jilid 2. hlm. 313.

Pertanyaan Diskusi:
Bagaimanakah kita, sebagai jemaat awam atau pendeta, selalu dapat menunjukkan bahwa "kita adalah pelayan Allah" ( 2 Kor. 6: 4)? Apakah arti pernyataan itu?