Tuhan adalah Gembalaku. Mazmur 23:1

Search Now!
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
Contact Info
Phone
Location Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Follow Us
2025-02 Pelajaran 3 12 Apr 2025 - 18 Apr 2025

Gambaran dari Pernikahan

Ayat Hafalan

"Lalu ia berkata kepadaku: 'Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.' Katanya lagi kepadaku: 'Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah'" (Wahyu 19: 9)."

Bacaan Pekan Ini: Kej. 2: 23- 25; Ef 5: 29-32; Yeh. 16: 4-14; Why. 18: 1- 4; Kej. 24: 1- 4; Why. 19: 1- 9.

Minggu (Hari #2) 13 April 2025

Satu Daging

Beberapa metafora alkitabiah menggarisbawahi kedekatan yang diinginkan Tuhan bagi umat manusia lebih dari sekadar pernikahan. Metafora ini begitu sering digunakan dalam narasi alkitabiah-dan muncul dengan sangat jelas dalam Wahyu-sehingga sangat penting bagi pelajar Alkitab untuk memahami apa yang Tuhan maksudkan ketika Dia menggunakannya dalam Firman.

Pertanyaan Diskusi:
Bacalah Kejadian 2: 23-25 dan Efesus 5: 29-32. Dengan cara apakah pernikahan manusia mencerminkan ikatan Kristus dengan umat manusia?

Pada suatu kesempatan ketika Yesus berbicara kepada orang-orang Farisi, Dia mengutip catatan Kejadian tentang pernikahan Adam dan Hawa, yang dengan cepat orang-orang Farisi mengajukan pertanyaan, "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?" ( Mat. 19: 7).

Musa, tentu saja, dianggap sebagai nabi pendiri bangsa. Bayangkan menanyai Pendiri institusi pernikahan dengan mengadu domba Dia dengan nabi-Nya sendiri. Niat mereka adalah seperti perlakuan mereka terhadap Yesus: mereka sering berusaha membuktikan bahwa ajaran-Nya bertentangan dengan Kitab Suci.

Pernikahan seumur hidup yang setia adalah yang ideal yang ditetapkan oleh Tuhan pada penciptaan umat manusia. Sayangnya, umat manusia yang jatuh merusak karunia mendasar ini dari Tuhan.

Mungkin, mengingat pentingnya yang Kitab Suci tugaskan untuk pernikahan, bukanlah suatu kebetulan bahwa institusi tersebut selalu diserang tanpa henti. Bersamaan dengan hari Sabat, itu adalah salah satu dari dua karunia yang dianugerahkan kepada kita di Eden, dan keduanya dimaksudkan untuk menunjukkan kerinduan Tuhan untuk menjalin hubungan yang dekat dengan ciptaan-Nya.

Pernikahan, perpaduan karib dari dua orang yang tidak sempurna, akan selalu menimbulkan ketegangan. Perkawinan antara gereja dan Kristus adalah perpaduan antara Juruselamat yang sempurna dengan mempelai wanita yang sangat tidak sempurna. Namun demikian, kita dapat belajar tentang kasih Tuhan dari apa yang ditawarkan oleh pernikahan yang baik.

Pertanyaan Diskusi:
Berikut adalah tiga prinsip untuk pernikahan. Pertama, ampunilah pasangan Anda, betapa pun tidak layak, sama seperti Kristus mengampuni kita, betapa pun kita tidak layak. Kedua, terimalah pasangan Anda, dengan segala kekurangannya, sama seperti Kristus menerima kita, dengan segala kekurangan kita. Ketiga, sama seperti Kristus mendahulukan kita daripada diri-Nya, tempatkan pasangan Anda mendahului diri Anda sendiri. Bagaimanakah ketiga prinsip berdasarkan Injil ini dapat membantu kita bukan hanya untuk memahami bagaimana Tuhan berhubungan dengan kita, tetapi juga membantu setiap pernikahan?