Pendalaman
Bacalah tulisan Ellen G. White, "Pengawal yang Tak Kelihatan," hlm. 130- 143, dalam Alfa dan Omega, jld. 4.
"Setiap bangsa yang muncul di atas pentas perbuatan telah diizinkan untuk menduduki tempatnya di bumi, supaya bukti dapat ditentukan apakah bangsa itu akan memenuhi rencana-rencana Penjaga dan Dia Yang Kudus. Nubuatan telah menyusuri timbulnya dan majunya kerajaan-kerajaan besar dunia-Babel, Media-Persia, Yunani dan Roma. Dengan masing-masing kerajaan ini, sebagaimana dengan bangsa-bangsa yang kurang kuasanya, sejarah telah berulang dengan sendirinya. Masing-masing mempunyai waktu ujiannya; masing-masing tidak lulus, kemuliaannya lenyap, kuasanya punah. Sementara bangsa-bangsa telah menolak prinsip-prinsip Allah, dan dalam penolakan ini telah mendatangkan kebinasaan mereka sendiri, namun suatu rencana Ilahi yang mencakup semuanya ternyata telah bekerja sepanjang zaman"--Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 4, hlm. 140.
Dalam Yeremia 18, Yeremia mengamati apa yang dilakukan seorang tukang periuk: mencetak dan membentuk apa pun yang sedang dikerjakannya. Gambaran inilah, tentang seorang tukang periuk yang membentuk tanah liatnya, yang Tuhan gunakan untuk menjelaskan prinsip bersyarat dalam nubuatan alkitabiah. Dan hanya untuk memastikan kita mengerti, Tuhan berbicara melalui Yeremia, dengan mengatakan: "Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka. Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka. Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka" ( Yer. 18: 7-10).
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: