Pendalaman
Pendalaman: Bacalah Ellen G. White, "Hari Sabat," dalam Alfa dan Omega,jld. 5, hlm. 298- 307.
"Mata-mata itu tidak berani menjawab Yesus di hadapan orang banyak sebab takut jangan sampai mereka terjerumus dalam kesusahan. Mereka tahu bahwa Ia berkata yang benar. Daripada melanggar adat istiadat, mereka mau membiarkan seorang menanggung sengsara, sedang lebih baik melepaskan binatang buas sebab si pemilik akan kehilangan jika itu dilalaikan. Jadi penjagaan terhadap binatang yang bisu terlebih besar dari-pada manusia, yang telah dijadikan menurut peta Allah. Ini menjelaskan pekerjaan segala agama palsu. Mereka bersumber dalam keinginan manusia untuk meninggikan dirinya melebihi Allah, tetapi itulah yang mengakibatkan manusia direndahkan seperti binatang yang kejam yang tidak berpikir. Tiap-tiap agama yang melawan kedaulatan Allah adalah merampas kesucian manusia pada waktu ia dijadikan, yang harus dipulihkan kembali di dalam Kristus. Tiap-tiap agama palsu mengajarkan penganutnya melalaikan keperluan manusia, kesengsaraan, dan keadilan. Injil memberikan nilai yang tinggi kepada umat manusia sebagai tebusan darah Yesus, dan mengajarkan perhatian yang lembut terhadap kekurangan dan kesengsaraan manusia. Tuhan berkata: Maka Aku akan membuat orang lebih jarang daripada emas tua, dan manusia lebih jarang daripada emas Ofir. ' Yesaya 13: 12.
"Apabila Kristus berbalik kepada orang Farisi dengan pertanyaan apakah yang diperbolehkan, berbuat baik pada hari Sabat atau berbuat jahat, menyelamatkan atau membunuh, Ia menghadapi mereka dengan niat mereka yang jahat. Mereka telah mengincar nyawanya dengan kebencian yang sangat, sedang Ia menyelamatkan banyak orang dan membawa kebahagiaan atas orang banyak. Apakah terlebih baik membunuh pada hari Sabat seperti yang sudah direncanakan mereka, ataukah menyembuhkan orang sakit seperti yang dilakukan-Nya? Adakah lebih benar mengadakan pembunuhan dalam hati pada hari Tuhan yang suci daripada mengasihi sesama manusia, yang dinyatakan dalam perbuatan dan kemurahan?"—Ellen G. White, Alfa dan Omega, jld. 5, hlm. 304, 305.
Pertanyaan-Pertanyaan untuk Diskusi: