Pendalaman
Pendalaman:Bacalah tulisan Ellen G. White, "SepuluhAnak Dara," dalam buku Membina Kehidupan Abadi, hlm. 314-325.
"Kegelapan dari kesalahpahaman terhadap Allah yang menudungi dunia ini. Manusia kehilangan pengetahuan mereka mengenai tabiat-Nya. Ia telah disalahpahami dan disalahtafsirkan. Pada saat ini sebuah pekabaran dari Allah akan diberitakan, sebuah pekabaran yang menerangi dalam pengaruhnya dan menyelamatkan dalam kuasanya. Tabiat-Nya harus diberitakan. Sinar terang kemuliaan-Nya harus dipancarkan ke dalam kegelapan, terang dari kemurahan, pengasihan dan kebenaran-Nya.
"Inilah pekerjaan yang digariskan oleh Nabi Yesaya dengan kata-kata, 'Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda; Lihat, itu Allahmu! Lihat, itu Tuhan Allah, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya."
"Mereka yang menunggu kedatangan mempelai laki-laki harus berseru kepada orang, 'Tengoklah Allahmu.' Sinar-sinar yang terakhir dari terang pengasihan, pekabaran pengasihan yang terakhir yang disampaikan kepada dunia, adalah suatu pernyataan dari tabiat-Nya yang penuh kasih. Anak-anak Allah harus menunjukkan kemuliaan-Nya. Dalam kehidupan mereka sendiri dan tabiat mereka harus dinyatakan apa yang telah diperbuat karunia Allah terhadap mereka.
"Terang dari Matahari Kebenaran harus bersinar dalam perbuatan-perbuatan kebajikan--dalam kata-kata yang benar dan perbuatan yang suci"—Ellen G. White, Membina Kehidupan Abadi, hlm. 320, 321.
Pertanyaan-Pertanyaan Diskusi: